Palangka Raya – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya mengembangkan sekolah inklusif mendapat apresiasi dari DPRD setempat. Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya, Sumadi, menilai langkah ini penting untuk memastikan anak berkebutuhan khusus mendapat kesempatan belajar yang sama dengan siswa reguler.
“Sekolah inklusif menjadi bentuk nyata kepedulian kita terhadap hak pendidikan setiap anak, tanpa terkecuali,” ujar Sumadi, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, pendidikan inklusif bukan hanya soal menyiapkan fasilitas, tetapi juga bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang ramah, mendukung, dan bisa menerima perbedaan. Dengan begitu, sejak dini anak-anak bisa belajar menghargai serta menghormati satu sama lain.
Baca Juga :
Sumadi juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru agar mampu menerapkan metode pembelajaran sesuai kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Dukungan pemerintah kota pun diharapkan semakin kuat, mulai dari penyediaan aksesibilitas hingga sarana pendukung pembelajaran.
“Program kolaborasi dengan orang tua, komunitas, dan lembaga sosial juga harus digalakkan. Ini kunci agar sekolah inklusif bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ia menegaskan, pengembangan sekolah inklusif bukan semata urusan pendidikan, melainkan bagian dari membangun masyarakat yang lebih adil dan berkeadilan sosial.
“DPRD optimistis Palangka Raya bisa menjadi kota yang ramah bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” pungkasnya.













