Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya memperkuat pelaksanaan program Adiwiyata di seluruh sekolah.
“Program seperti Adiwiyata perlu terus dikembangkan. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi pembiasaan hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan di sekolah,” katanya, Senin (10/11/2025).
Hasan mengapresiasi langkah DLH yang pada tahun ini melibatkan 19 sekolah dalam penilaian Adiwiyata 2025. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan pelajar.
Baca Juga :
Ia menilai Adiwiyata bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Pendidikan seperti ini penting karena membentuk generasi muda yang memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis,” ujarnya.
Politikus Partai Golkar itu menyebut peran sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat. Sekolah dinilai menjadi fondasi awal dalam membentuk perilaku generasi muda yang peduli lingkungan.
Hasan berharap kegiatan seperti pengelolaan sampah, penghijauan, serta penggunaan energi ramah lingkungan dapat menjadi rutinitas di lingkungan sekolah.
“Kalau kebiasaan itu sudah melekat, maka Adiwiyata bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi gaya hidup di dunia pendidikan,” tegasnya.
Ia mengatakan DPRD siap mendukung kebijakan dan alokasi anggaran yang memperkuat keberlanjutan program lingkungan di sekolah.
Hasan menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan lembaga pendidikan untuk mewujudkan Palangka Raya yang hijau dan berkelanjutan.
“Lingkungan yang bersih dan sehat adalah investasi jangka panjang. Melalui program seperti Adiwiyata, kita menanamkan nilai untuk masa depan kota yang lebih baik,” tutupnya.













