Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya tetap serius menjalankan komitmen untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar pada 2026.
“Kami di DPRD mengapresiasi pemerintah, namun tentu kami juga mengingatkan agar komitmen ini betul-betul dijalankan dengan baik,” kata Nenie, Senin (10/11/2025).
Ia menilai langkah pemerintah mempertahankan fokus pembangunan infrastruktur dasar menunjukkan keseriusan dalam menjaga arah pembangunan kota, meski anggaran tahun 2026 diproyeksikan mengalami penurunan.
Baca Juga :
Menurutnya, keputusan untuk memprioritaskan infrastruktur dasar sudah tepat karena menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan penurunan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pembangunan di lapangan.
Dengan anggaran yang lebih terbatas, pemerintah daerah dinilai dituntut lebih cermat dan selektif menentukan program prioritas.
“Fokus utama pemerintah kota harus tetap pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Nenie memastikan DPRD Palangka Raya akan terus mendukung langkah strategis pemerintah selama pelaksanaannya mengedepankan efisiensi, transparansi, dan ketepatan sasaran.
“Yang pasti, di tahun 2026 nanti setiap kegiatan pembangunan harus benar-benar diperhatikan. Setiap rupiah anggaran harus efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut sinergi antara DPRD dan pemerintah menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal meskipun anggaran terbatas.
“Selama pemerintah memperkuat sinergi dan menjalankan prinsip transparansi serta tanggung jawab, kami yakin pembangunan Kota Palangka Raya akan terus berlanjut dan memberi hasil nyata bagi masyarakat,” tutupnya.













