Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengajak masyarakat memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum refleksi diri sekaligus penguatan kepedulian sosial guna mendorong kesejahteraan bersama.
Menurut Rana, nilai-nilai spiritual dalam Ramadan harus diterjemahkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum menumbuhkan empati sosial. Dengan kepedulian yang kuat, kita bisa bersama-sama mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga :
Ia menegaskan, kesejahteraan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga terpenuhinya kebutuhan dasar, rasa aman, dan kualitas hidup yang layak. Karena itu, nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial harus terus diperkuat.
Rana menambahkan, DPRD Kota Palangka Raya melalui Komisi III terus mendorong program pemerintah daerah yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pelayanan sosial.
“Semangat Ramadan selaras dengan komitmen kami di DPRD untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, seperti berbagi dengan sesama, mempererat silaturahmi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.
Rana berharap momentum Ramadan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan Palangka Raya yang lebih sejahtera, humanis, dan berkeadilan sosial. (Ahaf)













