MeRC UPR Jadi Langkah Strategis Penuhi Kebutuhan Dokter di Kalimantan Tengah

by

Ahmad Hasan Fatih

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan saat meresmikan Gedung Medical Learning and Research Center (MeRC) di Universitas Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan meresmikan Gedung Medical Learning and Research Center (MeRC) di Universitas Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).

Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di tengah masih rendahnya rasio dokter di Indonesia yang berkisar 0,47 hingga 0,6 per 1.000 penduduk, di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 1 per 1.000 penduduk.

Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa keberadaan fasilitas modern harus diiringi dengan peningkatan kualitas pendidikan serta integritas moral di lingkungan kampus.

“Peresmian ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi bagaimana kampus mampu menjadi problem solver dan benteng moral bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Palangka Raya, Salampak, menyampaikan Gedung MeRC akan menjadi pusat unggulan riset yang fokus pada potensi khas Kalimantan.

“Fasilitas ini akan mendukung riset penyakit tropis, kesehatan di lahan gambut dan rawa, serta pengembangan biofarmaka. Selain itu juga menjadi penunjang pembukaan program dokter spesialis dan profesi apoteker,” jelasnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk melalui program beasiswa bagi mahasiswa.

“Pemprov Kalteng terus mendorong peningkatan SDM, salah satunya melalui program ‘Satu Keluarga Satu Sarjana’ untuk membantu biaya pendidikan,” katanya.

Peresmian Gedung MeRC ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan fasilitas laboratorium. Kehadiran pusat riset ini diharapkan menjadi penggerak pengembangan sains dan teknologi kesehatan di wilayah Indonesia Tengah. (Ahaf)

Ahmad Hasan Fatih

Ahmad Hasan Fatih