Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan bahwa suara masyarakat menjadi pijakan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Aspirasi masyarakat adalah landasan utama kami bekerja. Ke depan, kami harus semakin hati-hati dalam membuat keputusan agar tidak justru memberatkan warga,” ujar Rana, Jumat (10/10/2025).
Selain menyoroti pentingnya mendengar aspirasi rakyat, Rana juga menekankan peran strategis media sosial bagi para legislator sebagai sarana komunikasi publik dan transparansi kinerja.
Menurutnya, platform digital seharusnya dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan menunjukkan aktivitas nyata anggota dewan di lapangan.
“Contohnya, mengunggah laporan kegiatan reses atau saat turun langsung menyerap aspirasi. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat hasil kerja dewan secara nyata,” kata Rana.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palangka Raya yang dinilai aktif menggunakan media sosial untuk menyosialisasikan program-program pembangunan daerah.
Rana bahkan menilai akun resmi “Palangka Raya Semakin Keren” dapat menjadi contoh keterbukaan informasi yang patut ditiru oleh lembaga legislatif.
“Mungkin DPRD juga bisa meniru hal itu. Semua kegiatan dewan bisa dipublikasikan agar masyarakat mudah mengakses perkembangan kerja lembaga legislatif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rana menegaskan bahwa transparansi adalah kunci membangun kepercayaan publik.
Dengan keterbukaan, masyarakat dapat mengetahui sejauh mana aspirasi mereka diperjuangkan oleh wakil rakyat.
“Langkah ini penting untuk memperkuat hubungan antara DPRD dan masyarakat serta mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (Ahaf)









