Ketua DPRD Subandi Nilai Kritik dari Media Penting untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Ahmad Hasan Fatih

Juni 15, 2026

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan diskusi Pemerintah Kota bersama insan pers di Sejiwo Coffee Club, Sabtu (13/6/2026). BETANG VOICE/YOAN PRAMOGA

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan kritik dan masukan yang disampaikan melalui media massa harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, forum yang mempertemukan pemerintah daerah dan insan pers merupakan ruang strategis untuk membangun komunikasi serta menyamakan persepsi dalam mendorong pembangunan daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan pers yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan diskusi Pemerintah Kota Palangka Raya bersama insan pers di Sejiwo Coffee Club, Sabtu (13/6/2026).

Subandi menilai media memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi program pemerintah kepada publik, media juga menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan para pengambil kebijakan.

Ia mengatakan, insan pers berada di garda terdepan dalam menangkap berbagai dinamika yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, kritik, saran, dan masukan yang disampaikan melalui pemberitaan perlu dipahami sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah.

“Media memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Masukan dan kritik yang disampaikan melalui media tentu dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik,” katanya.

Subandi juga menilai keterbukaan pemerintah dalam berdialog dengan media menunjukkan komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia berharap komunikasi dan diskusi antara pemerintah daerah dan insan pers tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Komunikasi yang baik harus terus dibangun. Dengan adanya diskusi seperti ini, berbagai persoalan maupun usulan pembangunan dapat dibahas bersama, sehingga menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ahaf)

TERKAIT