Ketua DPRD Subandi Dukung Restrukturisasi OPD Demi Maksimalkan Anggaran Pembangunan

Ahmad Hasan Fatih

Juli 8, 2026

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyatakan pihaknya mendukung rencana penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) apabila kebijakan tersebut mampu meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus memperkuat kemampuan fiskal daerah.

Menurut Subandi, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menunjukkan kinerja positif dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp339 miliar menjadi Rp359 miliar. Namun, peningkatan pendapatan itu perlu diimbangi dengan efisiensi belanja agar kapasitas fiskal daerah semakin kuat.

“Pemerintah Kota Palangka Raya telah berhasil meningkatkan PAD dari sekitar Rp339 miliar menjadi Rp359 miliar. Namun di sisi lain, efisiensi anggaran juga perlu dilakukan agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat,” kata Subandi di Palangka Raya, Senin (6/7/2026).

Ia menilai penguatan fiskal tidak hanya bergantung pada peningkatan PAD, tetapi juga membutuhkan penataan organisasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.

Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan, lanjutnya, adalah menggabungkan OPD yang memiliki tugas dan fungsi serupa sehingga biaya operasional pemerintahan dapat ditekan.

“Semakin banyak OPD, semakin banyak pula biaya operasional yang diperlukan. Apabila ada penggabungan OPD, tentu akan menghemat dana operasional dan anggaran tersebut bisa digunakan untuk biaya pembangunan,” ujarnya.

Saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki sekitar 30 OPD yang terdiri atas dinas, badan, sekretariat, inspektorat, hingga kecamatan. Menurut Subandi, besarnya jumlah perangkat daerah tersebut berdampak pada tingginya kebutuhan anggaran operasional.

Meski demikian, ia menegaskan penggabungan OPD harus dilakukan berdasarkan kajian yang matang agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik.

“Kalau menurut saya, penggabungan itu memang ranah bagian pemerintahan dan organisasi di Setda Kota. Mengenai kecocokannya kami serahkan kepada pemerintah kota. Bisa saja satu atau dua dinas digabung menjadi satu, atau beberapa dinas yang memiliki fungsi serupa disatukan,” katanya.

Subandi menambahkan, DPRD siap mendukung kebijakan tersebut sepanjang didasarkan pada kajian yang komprehensif dan tetap mengutamakan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap peningkatan PAD yang telah dicapai dapat terus dipertahankan serta diikuti langkah efisiensi melalui penataan kelembagaan, sehingga ruang fiskal pemerintah daerah semakin kuat untuk membiayai program-program prioritas pembangunan.

“Kami hanya memberikan saran. Salah satu upaya peningkatan PAD sudah dilakukan, dan untuk memaksimalkan anggaran, kami mendorong pemerintah kota mempertimbangkan penggabungan beberapa OPD yang ada,” tutupnya.

TERKAIT