Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta pemerintah kota memfokuskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor jasa. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi besar untuk mendongkrak PAD tanpa membebani masyarakat secara langsung.
“Perda pajak dan retribusi sudah ditetapkan, namun upaya meningkatkan PAD harus dilakukan secara hati-hati agar masyarakat tidak terbebani,” ujarnya di Palangka Raya, Selasa (7/4/2026).
Khemal menegaskan, peningkatan PAD tidak bisa dilakukan dengan membebankan pajak tinggi tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
Baca Juga :
Karena itu, pemerintah daerah diminta menyusun strategi yang tepat dalam menggali sumber pendapatan. Ia menyebut sektor jasa seperti restoran, rumah makan, dan hotel sebagai potensi utama yang bisa dioptimalkan.
“Di Palangka Raya banyak usaha rumah makan, restoran, dan hotel. Jika pajaknya dimaksimalkan, target PAD bisa tercapai,” katanya.
Menurut Khemal, keterbatasan sektor unggulan lain membuat pemerintah daerah perlu bertumpu pada sektor jasa.
Optimalisasi pajak dan retribusi daerah dinilai menjadi kunci dalam menjaga peningkatan PAD secara berkelanjutan.
“Kita bertumpu pada pajak dan retribusi daerah sebagai penopang utama PAD Kota Palangka Raya,” tutupnya. (Ahaf)













