Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Tantangan Otonomi Daerah di Era Global

Ahmad Hasan Fatih

April 28, 2026

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi.

Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperkuat arah pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan global.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengatakan otonomi daerah telah membawa banyak kemajuan dalam tata kelola pemerintahan serta memberikan ruang bagi daerah untuk lebih mandiri dalam mengelola potensi yang dimiliki.

“Dengan momen otonomi daerah ini, banyak hal yang kita peroleh dan banyak kemudahan yang kita capai. Tapi tantangan ke depan memang harus kita hadapi bersama,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurut Politisi Partai Golkar tersebut, pelaksanaan otonomi daerah harus dijalankan sesuai dengan makna dan tujuan utamanya, yakni memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur pembangunan secara mandiri.

“Harapan kita, otonomi daerah ini benar-benar dilaksanakan sesuai dengan maknanya, sehingga daerah bisa merasakan kewenangan mengatur daerah sendiri, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Ia menilai, implementasi otonomi daerah saat ini juga dituntut mampu menjawab dinamika global, termasuk memperkuat kapasitas fiskal daerah demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Kita ingin daerah benar-benar mandiri, tidak hanya dalam kewenangan, tetapi juga dalam kemampuan meningkatkan pendapatan untuk pembangunan,” lanjutnya.

Subandi menambahkan, penguatan otonomi daerah penting untuk mendorong lahirnya kebijakan yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kalau otonomi ini berjalan optimal, tentu dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan publik dan pembangunan,” tutupnya. (Ahaf)

TERKAIT