212 Aspirasi Warga Palangka Raya Disampaikan DPRD Lewat Rapat Paripurna

by

Ahmad Hasan Fatih

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi. (Foto: Dok. Ist)

Palangka Raya – Sebanyak 212 aspirasi warga hasil reses anggota DPRD Kota Palangka Raya resmi dibacakan dalam Rapat Paripurna Ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026, Kamis (21/8/2025).

Mayoritas usulan masyarakat masih berkisar pada perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan hingga drainase. Reses yang digelar pada 19–20 Agustus 2025 ini membuat para anggota dewan turun langsung ke lapangan, menggelar pertemuan dengan warga sekaligus meninjau kondisi di beberapa kelurahan.

Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, mengungkapkan bahwa usulan warga dari tiga daerah pemilihan (dapil) mencapai ratusan. Rinciannya, Dapil I mencatat 52 usulan, Dapil II sebanyak 95 usulan, dan Dapil III ada 65 usulan.

“Mayoritas usulan masih seputar peningkatan jalan, baik pengaspalan maupun pengecoran, pembangunan drainase, hingga pembuatan titian,” kata Subandi.

Seluruh aspirasi itu, lanjutnya, sudah resmi disampaikan ke Pemerintah Kota melalui paripurna dan akan diproses lewat mekanisme perencanaan pembangunan.

“Usulan ini akan diinput Bappedalitbang, kemudian dirapatkan bersama OPD terkait untuk menentukan prioritas. Hasilnya nanti dituangkan dalam forum RKPD, lalu dijalankan oleh OPD,” jelasnya.

Menariknya, warga tak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga apresiasi. Beberapa titik reses bahkan menunjukkan rasa puas atas pembangunan yang sudah berjalan.

“Misalnya di Dapil II, masyarakat mengapresiasi renovasi Puskesmas Menteng yang kini menjadi bangunan bertingkat dengan layanan persalinan 24 jam dan fisioterapi. Ada juga pembangunan SD bertaraf internasional di Menteng,” ungkap Subandi.

Meski begitu, ia mengakui belum semua usulan bisa terealisasi secepat yang diharapkan.

“Memang sebagian sudah berjalan, terutama di bidang infrastruktur. Tapi tentu saja masih bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran dan prioritas daerah,” pungkasnya.

Dengan begitu, reses bukan hanya menjadi ruang menyampaikan keluhan, tetapi juga wadah apresiasi sekaligus pengingat bahwa pembangunan harus terus berproses demi kesejahteraan masyarakat Palangka Raya.

Ahmad Hasan Fatih

Ahmad Hasan Fatih