Rana Muthia Sebut Masukan Mahasiswa Bisa Jadi Referensi Penting Kebijakan Publik

by

Ahmad Hasan Fatih

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari. (Foto: Dok. Ist)

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengapresiasi langkah Wali Kota Fairid Naparin yang membuka ruang dialog bersama gabungan organisasi kemahasiswaan.

Menurut Rana, kebijakan tersebut menunjukkan sikap terbuka pemerintah daerah terhadap aspirasi dan pandangan generasi muda.

“Mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki idealisme dan semangat kritis. Pemerintah sudah tepat ketika memberi ruang bagi mereka untuk berdialog secara langsung,” kata Rana, Selasa (28/10/2025).

Ia menilai, keterbukaan pemerintah dalam menerima masukan mahasiswa merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan kolaboratif antara generasi muda dan pemerintah.

“Melalui forum dialog, pemerintah bisa menyerap ide-ide segar dan pandangan kritis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Rana menegaskan, masukan dari kalangan mahasiswa dapat menjadi referensi penting dalam menyusun kebijakan publik yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.

Selain itu, ia menyebut generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.

Mahasiswa, kata dia, tidak hanya berperan sebagai pemberi kritik, tetapi juga mitra pemerintah dalam menghadirkan solusi dan inovasi.

“Dialog seperti ini perlu dijadikan agenda rutin. Pemerintah bisa melibatkan mahasiswa dalam berbagai forum konsultatif maupun kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Rana mengajak mahasiswa di Palangka Raya agar terus menjaga semangat kritis dan partisipatif, namun tetap dalam koridor yang konstruktif.

“DPRD Palangka Raya siap menjadi jembatan dalam memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Ahaf)

Ahmad Hasan Fatih

Ahmad Hasan Fatih