Wakil Ketua II Komisi I DPRD Palangka Raya, Syaufwan Hadi, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya segera menebang pohon-pohon yang rawan tumbang demi mencegah jatuhnya korban saat hujan disertai angin kencang.
Syaufwan menyoroti insiden yang terjadi pada Kamis lalu, ketika seorang warga tertimpa pohon tumbang di Jalan Patih Rumbih.
“Seperti hari Kamis kemarin ada warga yang menjadi korban tertimpa pohon tumbang. Ini berbahaya bagi warga,” katanya di Palangka Raya, Jumat (7/11/2025).
Baca Juga :
Ia menegaskan pohon merupakan aset penting yang berperan besar terhadap kualitas udara dan kenyamanan kota.
Meski demikian, pohon yang sudah tua atau rapuh harus segera ditangani agar tidak menimbulkan bahaya.
“Pemangkasan pohon secara berkala harus menjadi perhatian utama pemerintah. Ini penting untuk mencegah potensi bahaya, seperti cabang atau batang yang bisa tumbang dan membahayakan pengguna jalan,” ucapnya.
Syaufwan mendorong dinas terkait melakukan pemeriksaan dan peremajaan pohon secara teratur, terutama pohon berukuran besar yang berada di area publik dan kawasan padat aktivitas warga.
Ia juga meminta agar pemerintah melibatkan tenaga ahli atau arborist dalam proses penilaian kondisi pohon.
“Langkah ini penting agar keputusan penebangan maupun pemangkasan dilakukan secara tepat tanpa mengorbankan fungsi ekologis pohon,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan pohon rawan tumbang tidak boleh hanya reaktif setelah ada kejadian.
Pemerintah perlu menyusun data dan peta pohon berisiko tinggi di setiap kawasan agar mitigasi dapat dilakukan lebih awal.
Selain itu, Syaufwan mengimbau warga agar berhati-hati saat hujan lebat dan angin kencang. Ia meminta masyarakat tidak berteduh di bawah pohon.
“Jika sedang di jalan, berteduhlah di tempat yang aman. Jangan berteduh di bawah pohon karena rawan tersambar petir atau tertimpa pohon tumbang,” tutupnya.













