Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan petir.
Peringatan ini sejalan dengan informasi BMKG yang memprediksi cuaca ekstrem terjadi pada periode 3–9 November 2025.
Debora menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir, dekat pepohonan besar, atau kawasan dengan drainase buruk.
Baca Juga :
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak menyepelekan peringatan BMKG. Lebih baik mengantisipasi sejak dini daripada menyesal setelah bencana terjadi,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).
Ia meminta Pemerintah Kota Palangka Raya melalui instansi teknis segera mengambil langkah antisipatif.
Mulai dari pemeriksaan saluran air, kesiapan petugas kebersihan, hingga koordinasi aktif dengan BPBD untuk memantau kondisi lapangan.
“Kami berharap dinas terkait dan BPBD siaga 24 jam memantau cuaca serta cepat tanggap terhadap laporan masyarakat, khususnya di titik rawan genangan,” tambahnya.
Debora juga mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Ia menilai kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
“Kalau semua pihak berperan aktif, baik pemerintah maupun warga, risiko bencana bisa ditekan,” tutupnya.













